BOALEMODAERAH

Supandra Nur: Sipades Wujudkan Aset Desa Yang Akuntabilitas dan Transparan

BOALEMO, Goinfo.id Untuk dapat mengelola aset desa dengan baik dan sesuai regulasi yang ada saat ini, salah satunya dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan kapasitas yang baik. Sumber daya manusia tersebut dapat diperoleh melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas.

Olehnya, untuk terpenuhinya pengelolaan aset Desa sesuai dengan regulasi yang ada Pemerintah Daerah, melalui Dinas Sosail dan PMD Kabupaten Boalemo, menggelar sosialisasi dan coaching clinik penyususnan inventaris aset desa berbasis aplikasi Sipades.

Kegiatan yang berlangsung di Amaris Hotel Kota Gorontalo, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Supandra Nur, ST., dan dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Boalemo, H. Karyawan Eka Putra Noho, S.Sos., Kepala Kejaksaan Negri Boalemo, Yopi Andriansyah, S.H., M.H., Asisten I Setda Boalemo Ir.Riswita Novia Is. Manto,M.Si,Kadis Sosial dan PMD Dra.Mondru Mopangga., Sabtu (08/07/2023).

SIPADES versi 2.0 merupakan aplikasi pencatatan administrasi aset desa mulai dari perencanaan, pengadaan, penatausahaan sampai dengan penyajian laporan yang dilengkapi kodefikasi dan labelisasi aset desa, seusai dengan penyajian laporan sesuai dengan pedoman umum kodefikasi aset desa berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan aset desa yang akan memudahkan Kades dan Perangkat Desa dalam mengelola aset desa yang transparan, akuntabel dan penggunaan serta pemanfaatan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Supandra Nur, ST., saat mengawali sambutannya.

Dikatakan Supandra, dengan adanya SIPADES ini untuk mertibkan aset desa sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Tujuan pembangunan dan pengembangan SIPADES diantaranya untuk menertibkan aset sesuai peraturan yang berlaku sehingga meminimalisir resiko hilangnya aset desa. Menertibkan penggunaan aset agar berdayaguna dan berhasilguna bagi pemerintah dan masyarakat desadesa. Sebagai alat bantu pemerintah desa dalam tata kelola aset yang dimiliki untuk pengadministrasian dan inventarisasi aset desa berupa barang milik desa yang berasal dari kekayaan asli desadesa, dibeli atau diperoleh atas beban belanja APBDes atau perolehan lain yang sah berdasarkan Permendagri nomor 1 tahun 2016 tentang pengelolaan aset desa dan Permendagri nomor 20 tahu 2018 tentang pengelolaan keuangan desa,”ungkapnya.

Terakhir dirinya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial dan PMD, yang telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Coaching clinik penyusunan Inventaris aset Desa berbasis Aplikasi SIPASDES Versi 2.0.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya memberikan apresiasinya kepada Dinas Sosial dan PMD yang telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Coaching clinik penyusunan Inventaris aset Desa berbasis Aplikasi SIPASDES Versi 2.0,”bebernya. (*)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button