SULUT  

Pembuatan Drainase di Desa Tobongan Menuai Kecaman Dari Masyarakat

BOLTIM, Goinfo.id — Pembuatan talut dan drainase dijalan desa Tobongon Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menuai kecaman dari masyarakat sekitar.

Pasalnya para pekerja yang mengatasi talut dan drainase itu membuang gusuran tanah galian tersebut di kebun masyarakat.

Salah satu masyarakat yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, tanah hasil gusuran tersebut diduga sengaja dibuang oleh pihak perusahaan ke perkebunan masyarakat karena lokasi pembuangan yang boleh dibilang jauh.

“Tanah hasil gusuran atau longsor disekitar proyek tersebut dididuga sengaja dibuang ke perkebunan masyrakat dikarenakan tempat pembuangan boleh dibilang jauh sehingga mereka membuangnya di pekarangan masyarakat,”jelasnya.

Bahkan Sangadi Tobongan, Muhamad Eliyas, ikut menjadi korban dari pembuangan tanah tersebut dilahan miliknya.

“Merekan sempat berjanji akan mengangkut  tanah tersebut dan sampai hari ini janji dari pihak penyelenggara proyek itu  tidak ditepati,”ujarnya.

Saat dikonfirmasi melalui Via Telfon, Direktur PT. Lumbung Berkat Indonesia, Apner,mengatakan dy belum mengetahui hal tersebut.

“Saya belum mengetahui permasalahan tanah galian proyek tersebut dibuang kepekarangan masyarakat, hal ini akan saya Kroscek dilapangan,”bebenya. (MIDI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *