DAERAHKABGOR

Pemkab Gorontalo Punya Target 500 M Dana KUR Tersalur Untuk Rakyat

KABGOR, Goinfo.id — Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berupaya kembangkan ekonomi rakyat. Karena itu, dalam rangka Pengembangan ekonomi rakyat di kantor Balai Penyeluh Pertanian (BPP) setiap kecamatan didorong menjadi pusat perputaran ekonomi

“BPP di dorong menjadi kantor pokja atau kelompok kerja pengembangan ekonomi rakyat,” Tegas Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat menyambangi setiap kantor BPP dalam kunjungannya setiap akhir pekan.

Kata Nelson, Nantinya di kantor BPP, Ekonomi rakyat disitu,antara lain pertanian, perikanan, peternakan, UMKM Bahkan koperasi dan pasar juga disini
Sehingga ini menjadi keterpaduan di tingkat kecamatan.

“Kita di desa ada bumdes,maka ini menjadi bagian dari kolaborasi bumdes dengan kecamatan,”, kata Nelson.

Saat ini kata nelson, pemerintah kabupaten gorontalo mendorong Kredit Usaha Rakyat ( KUR). Sehingga perbankan masuk disini dan rakyat dilayani lebih dekat.

” Saya punya target minimal 500 miliar dana KUR disalurkan di Kabupaten Gorontalo. Baik itu jagung, padi,tanaman hortikultura, UMKM bahkan peternakan didalamnya atau penggemukan sapi,” beber Nelson.

Bupati dua periode itu menjelaskan, Setiap orang mendapatkan 50 juta dan ini diatur dengan baik. Dibayar setelah dijual kemudian bunganya juga kecil hanya 3 persen.

” Kalau 5 juta bunganya hanya 1.5 juta padahal keuntungan bisa dua kali lipat. Mudah _mudahan dengan begitu covid terkendali dan ekonomi rakyat berjalan bagus,” jelas Nelson.

ia mengatakan, upaya ini sebagai komitmen memberi perhatian lebih kepada sektor pertanian. Hal itu dilakukan karena ia menilai pertanian sangat berkontribusi sebagai tonggak perekonomian daerah.

” Luas lahan pertanian di Kabupaten Gorontalo serta tenaga kerja lokal di sektor ini, presentasinya masih sangat mendominasi. Ini menandakan bahwa Kabupaten Gorontalo memiliki potensi pertanian yang luar biasa,” punkas Nelson. (Irfan)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button