DAERAH

Larangan Mudik Diperpanjang Hingga 24 Mei, Ini Penjelasan Kabid Humas Polda Gorontalo

POLDA GORONTALO, Goinfo.id — Bertujuan untuk menekan laju pertumbuhan penularan Covid-19, pemerintah telah resmi melarang mudik 2021. Namun, memang ada beberapa masyarakat yang tetap melakukan perjalanan ke kampung halaman, meskipun memiliki risiko penularan yang tinggi.

Polda Gorontalo terus melakukan penyekatan pada kenderaan yang melintas batas Provinsi Gorontalo.

Polda Gorontalo berhasil memutar balik 525 orang pemudik yang hendak memasuki Wilayah Provinsi Gorontalo dari 4 (Empat) pintu mauk perbatasan yang ada di Molosipat, Tolinggula, Atinggola dan Taludaa Bone.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono,SIK., usai mengikuti rapat analisa dan evaluasi mingguan, Senin (17/05/2021).

Kata Wahyu, ada 525 orang yang hendak masuk ke Gorontalo dilakukan pemutaran balik karena tidak memenuhi persyaratan mudik.

“Berdasarkan data yang kita himpun dari petugas di empat pos perbatasan sejumlah 525 pemudik yang dilakukan pemutaran balik karena melanggar larangan mudiklebaran serta tidak memenuhi syarat yang diperbolehkan melintas hanya yang beralasan Dinas,  sakit, kedukaan, serta kelengkapaan administrasi bebas covid19,” ungkapnya.

Dari 525 pemudik tersebut diurai oleh Wahyu terdiri dari 287 kendaraan roda dua, 93 mobil pribadi , 2 bus, 4 travel dan 18 kendaraan jenis lainnya.

“Di Molosipat sebanyak 108 orang yang dilakukan penyekatan terdiri dari 41 kendaraan roda dua, 32 mobil pribadi, 2 bus dan 4 travel, di Taludaa Bone 335 orang dari 222 kendaraan roda dua, 44 mobil pribadi dan 18 kendaraan jenis lainnya, di Tolinggula 33 orang dari 13 kendaraan roda dua dan 4 menggunakan mobil pribadi, sedangkan di Atinggola sebanyak 49 orang dari 11 kendaraan roda dua dan 11 menggunakan mobil pribadi” ujarnya.

Akhir kata, Wahyu menegaskan penjagaan di empat perbatasan rencananya akan diperpanjang sampai dengan tanggal 24 Mei 2021 mengingat akan terjadinya arus balik lebaran ketupat.

“Berdasarkan hasil rapat Koordinasi dengan BPBD Provinsi Gorontalo maka penjagaan diperbatasan akan diperpanjang sampai dengan 24/05/2021. Hal ini berguna untuk mengantisipasi terjadinya kerumanan lebaran ketupat, mengingat hari k-7 pasca lebaran tersebut sudah menjadi tradisi masyarakat untuk mengunjungi tempat-tempat tertentu” tegas Wahyu. (*)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button